BRMP Papua Barat Dampingi Proses Cetak Sawah Rakyat di 3 Distrik Manokwari Selatan
Manokwari - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Barat mendampingi proses penyiapan lahan Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Manokwari Selatan pada 13–14 Mei 2026.
Kegiatan pendampingan dilakukan bersama BPLIP Kelas I Jayapura untuk meninjau langsung calon lokasi cetak sawah yang tersebar di 3 distrik. Ketiga distrik tersebut adalah Oransbari, Ransiki, dan Momiwaren dengan total luas rencana cetak sawah mencapai 744,2 hektare.
Kepala BRMP Papua Barat menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan kesesuaian lahan, kelayakan teknis, dan kesiapan kelompok tani penerima manfaat sebelum masuk tahap konstruksi.
"Saat ini proses lelang paket pengerjaan sedang berlangsung. Targetnya bulan Juni 2026 konstruksi sudah mulai berjalan di lapangan," ujarnya di lokasi tinjauan.
Selain meninjau lokasi di Manokwari Selatan, tim juga menggelar pertemuan dengan Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni. Teluk Bintuni sendiri mendapat alokasi program Cetak Sawah Rakyat tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas percepatan persiapan administrasi dan teknis agar proses cetak sawah di Bintuni dapat segera menyusul. Saat ini Manokwari Selatan sudah lebih dulu memasuki tahap penentuan pihak pelaksana pekerjaan konstruksi.
Program Cetak Sawah Rakyat merupakan upaya Kementerian Pertanian untuk memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi padi nasional melalui pembukaan lahan baru yang didampingi teknologi dan kelembagaan pertanian.
BRMP Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pendampingan teknis di lapangan hingga sawah siap tanam dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Papua Barat.