BRMP Papua Barat Ikuti Rakor Serap Gabah 2026
Manokwari, 12 Januari 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Barat turut mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Serap Gabah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian secara daring.
Rapat yang dipimpin oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas dilaksanakan dalam rangka menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional serta mendukung pencapaian target strategis sektor pertanian Tahun Anggaran 2026.
Rakor Serap Gabah 2026 membahas sejumlah agenda penting, di antaranya persiapan serapan gabah tahun 2026, Penadatanganan komitmen dan Pakta Integritas serta pemberian Penghargaan Swasembada Pangan kepada daerah berprestasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas unit kerja dalam pengamanan produksi dan penyerapan hasil pertanian nasional.
Menteri Pertanian menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan sangat ditentukan oleh kepemimpinan dan pengawalan intensif di lapangan, terutama pada aspek ketersediaan pupuk, peningkatan produksi, serta penyerapan gabah oleh Bulog. Menteri Pertanian juga menekankan bahwa periode hingga Mei 2026 merupakan fase krusial bagi sektor pertanian nasional, sehingga seluruh jajaran diminta memastikan hasil produksi yang meningkat hingga Maret dapat terserap secara optimal. Koordinasi yang solid antara Kementerian Pertanian, Bulog, PT Pupuk Indonesia, serta pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
Melalui keikutsertaan dalam Rakor Serap Gabah 2026 ini, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung program swasembada pangan nasional serta memastikan penerapan modernisasi pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan di wilayah Papua Barat.