BRMP Papua Barat Panen Benih Padi FS, Perkuat Ketersediaan Benih Unggul di Papua Barat
Manokwari – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem perbenihan nasional melalui kegiatan panen Produksi Benih Padi Kelas Foundation Seed (FS). Kegiatan panen dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026, di Kampung Udapi Hilir, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari.
Kegiatan produksi benih Foundation Seed (FS) menjadi salah satu tahapan penting dalam sistem perbenihan karena menghasilkan benih sumber yang akan digunakan sebagai bahan perbanyakan untuk menghasilkan benih sebar yang nantinya dimanfaatkan oleh petani. Pada kegiatan panen kali ini, Tim Kerja Perbenihan BRMP Papua Barat berhasil memanen lahan seluas 1,5 hektare yang terdiri atas varietas Inpari 32 HDB seluas 0,5 hektare dan varietas Situ Bagendit seluas 1 hektare.
Selama pelaksanaan budidaya hingga panen, Tim Kerja Perbenihan BRMP Papua Barat secara intensif melakukan pendampingan teknis, pemantauan pertumbuhan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta penerapan teknologi budidaya sesuai standar produksi benih. Pendampingan tersebut bertujuan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga mampu menghasilkan benih yang memenuhi persyaratan mutu.
Setelah proses panen, gabah hasil produksi akan melalui serangkaian tahapan penanganan pascapanen, meliputi pengeringan, pembersihan, pengolahan benih, pengujian mutu, hingga sertifikasi sebelum nantinya didistribusikan kepada penangkar maupun petani. Proses tersebut dilakukan untuk menjamin benih yang dihasilkan memiliki mutu genetik, mutu fisik, dan daya tumbuh sesuai standar perbenihan nasional.
Produksi benih Foundation Seed merupakan bagian dari upaya BRMP Papua Barat dalam mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian, khususnya dalam memperkuat ketersediaan benih unggul sebagai salah satu faktor utama peningkatan produktivitas padi. Ketersediaan benih bermutu diharapkan mampu meningkatkan hasil panen petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Papua Barat