BRMP Papua Barat Paparkan Standar Perbenihan Kakao pada Raker MPIG di Ransiki
Ketua Tim Kerja Layanan dan Penerapan Modernisasi Pertanian, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat, Muhammad Arif Arbianto, S.P, menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Kerja Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) pada Kamis (27/11/2025) di Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.
Dalam paparannya, ia membawakan materi mengenai standar perbenihan kakao, mulai dari prinsip dasar pemilihan benih bermutu, teknik perbanyakan yang memenuhi kaidah sertifikasi, hingga pentingnya penerapan standar nasional dalam menjamin produktivitas dan keberlanjutan usaha kakao.
Ia juga menekankan peran benih sebagai titik awal keberhasilan budidaya, sehingga mutu benih harus terjaga melalui proses seleksi, pengawasan lapang, dan penjaminan kualitas yang konsisten.
Selain itu, ia turut menjelaskan praktik baik (best practices) dalam penyediaan bahan tanam kakao, pengelolaan sumber benih, serta strategi peningkatan kapasitas petani agar mampu menerapkan standar perbenihan secara mandiri di tingkat kebun.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari petani, pelaku usaha, dan perwakilan dinas terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemangku kepentingan kakao di Manokwari Selatan semakin memahami pentingnya penerapan standar perbenihan untuk meningkatkan daya saing produk kakao lokal, khususnya dalam mendukung perlindungan Indikasi Geografis daerah.