• Jalan Trikora Anday Manokwari
  • (0986) 2213347
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
363 dilihat       21 Desember 2025

Kementerian Pertanian Percepat LTT Desember 2025 dan Mitigasi Dampak Banjir di Sejumlah Daerah

Jakarta, 20 Desember 2025 — Kementerian Pertanian terus mengintensifkan percepatan Luas Tanam Tambahan (LTT) padi sekaligus melakukan mitigasi dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah sentra produksi pertanian. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Evaluasi LTT Padi yang digelar pada Sabtu (20/12).

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa bencana banjir berdampak pada sekitar 90 ribu hektare (ha) pertanaman padi di Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kerusakan lahan dikategorikan mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat, bahkan di beberapa lokasi diperlukan rehabilitasi setara program cetak sawah akibat tingginya sedimentasi lumpur. Selain tanaman pangan, banjir juga berdampak pada sekitar 300 ribu ha lahan perkebunan serta sektor peternakan.

Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah telah menyiapkan bantuan benih, pupuk, dan rehabilitasi ternak yang akan direalisasikan pada awal tahun 2026. Bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng dari Bulog juga telah disalurkan ke wilayah terdampak melalui pengiriman tiga kapal ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Sementara itu, terkait capaian Luas Tanam Tambahan (LTT) Desember 2025, target nasional ditetapkan sebesar 2,5 juta ha. Hingga 20 Desember 2025, realisasi baru mencapai 1,173 juta ha atau 48,9 persen dari target. Dengan sisa waktu 11 hari, diperlukan percepatan tanam minimal 103 ribu ha per hari untuk mengejar kekurangan sekitar 1,247 juta ha.

Evaluasi per provinsi menunjukkan bahwa baru 7 provinsi yang mencapai capaian di atas 50 persen, sementara sebagian besar provinsi masih berada di bawah 50 persen, bahkan beberapa di antaranya di bawah 30 persen seperti Maluku Utara, Jambi, Maluku, Kalimantan Tengah, Aceh, Papua, dan Riau. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat potensi lahan yang belum ditanami masih mencapai 2,7 juta ha berdasarkan data Siscrop.

Dalam arahannya, pimpinan Kementerian Pertanian menegaskan pentingnya percepatan realisasi program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan cetak sawah, khususnya penyelesaian kontrak yang masih menyisakan gap sekitar 10 ribu ha dari total SID yang tersedia. Selain itu, percepatan pembayaran uang muka (down payment) setelah kontrak juga didorong agar pelaksanaan kegiatan di lapangan tidak terhambat keterbatasan modal pelaksana.

Menghadapi prediksi curah hujan tinggi pada Januari 2026, Kementerian Pertanian juga menekankan perlunya penguatan mitigasi risiko melalui pemantauan data BMKG, perbaikan sistem drainase dan irigasi, serta optimalisasi sistem early warning untuk mencegah kegagalan panen pada tanaman yang telah ditanam.

Melalui langkah percepatan tanam, penguatan pelaporan data oleh daerah, serta sinergi lintas sektor, Kementerian Pertanian optimistis target LTT dan produksi beras nasional dapat terus dikejar guna menjaga ketahanan pangan nasional.

Prev Next

- Hamna


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Koordinasi Produksi Benih Pokok Padi di Prafi: Target 10 Ton dari Lahan 4 Hektar
    16 Feb 2026 - By Hamna
  • Thumb
    Kunjungan Perdana Kepala Balai Besar BRMP Papua Barat di IP2MP Amban
    14 Feb 2026 - By Hamna
  • Thumb
    Pelantikan Pejabat dan Ketua Kelompok serta Tim Kerja Lingkup BRMP Papua Barat
    13 Feb 2026 - By Hamna
  • Thumb
    Rapat Perdana Bersama KaBB BRMP Papua Barat: Perkuat Kolaborasi dan Modernisasi Pertanian
    12 Feb 2026 - By Hamna
  • Thumb
    BRMP Papua Barat Terima Kunjungan Edukasi TK Darul Fikri Manokwari
    11 Feb 2026 - By Hamna

tags

BRMP Papua Barat Kementerian Pertanian LTT Rapat Koordinasi Evaluasi

Kontak

(0986) 2213347
(0986) 2213347
[email protected]

Kawasan Terpadu Kementerian Pertanian, Jalan Trikora Anday, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat Kodepos 98315

Layanan Cepat WhatsApp 0812 4077 7314

Website : https://papuabarat.brmp.pertanian.go.id/

© 2024 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Barat. All Right Reserved