Kepala BRMP Papua Barat Kunjungi Kebun Kakao PT Ebier Suth Cokran di Manokwari Selatan
Kepala BRMP Papua Barat melaksanakan kunjungan kerja ke kebun kakao milik PT Ebier Suth Cokran yang berlokasi di Kabupaten Manokwari Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan budidaya kakao sekaligus mendorong percepatan penerapan teknologi modern pada sektor perkebunan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BRMP Papua Barat meninjau kondisi tanaman kakao, sistem pemeliharaan, hingga proses pascapanen yang diterapkan perusahaan. PT Ebier Suth Cokran dinilai menunjukkan komitmen dalam pengembangan komoditas kakao secara berkelanjutan, antara lain melalui penerapan praktik budidaya yang baik (Good Agricultural Practices/GAP) serta penguatan manajemen kebun.
Wakil Direktur Sales dan Marketing PT Ebier Suth Cokran, Febry Sumbung, menyampaikan bahwa salah satu kendala utama peningkatan produksi kakao adalah umur tanaman yang sudah relatif tua, yakni mendekati 40 tahun. Kondisi tersebut menyebabkan produktivitas menurun sehingga diperlukan inovasi teknologi untuk mendukung peningkatan hasil.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BRMP Papua Barat memberikan masukan agar dilakukan peremajaan tanaman secara bertahap melalui penanaman bibit unggul baru sebagai upaya meningkatkan produksi buah kakao. Ia menambahkan bahwa tanaman kakao yang telah berumur tua cenderung menghasilkan buah lebih sedikit dengan ukuran biji yang lebih kecil.
Pengembangan kakao di Papua Barat memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas, mutu hasil, serta daya saing kakao di pasar nasional maupun internasional.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin erat dalam pengembangan inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pasar bagi komoditas kakao di wilayah Papua Barat, khususnya di Kabupaten Manokwari Selatan.