Koordinasi Tim BRMP Papua Barat di Kementerian Pertanian
Tim Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melaksanakan rangkaian koordinasi strategis dengan sejumlah unit kerja di Kementerian Pertanian pada 8–10 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinkronisasi program, memastikan dukungan teknis yang tepat sasaran, serta mendorong percepatan modernisasi pertanian di wilayah Papua Barat.
Kunjungan pada Senin, 8 Desember 2025, diawali dengan koordinasi bersama BRMP (Pusat) untuk membahas kebutuhan infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia, termasuk peningkatan kualitas layanan, dukungan sarana, serta penguatan kelembagaan BRMP Papua Barat. Pertemuan dilanjutkan dengan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) yang memfokuskan diskusi pada permasalahan Luas Tambah Tanam (LTT), khususnya validasi data lapangan, pemutakhiran laporan, dan perbaikan mekanisme pelaporan agar lebih akurat dan tepat waktu.
Selanjutnya, tim melakukan pertemuan dengan Direktorat Alat dan Mesin Pertanian untuk membahas kebutuhan pengadaan power thresher yang diusulkan petani di Distrik Warmare. Diskusi mencakup mekanisme usulan, ketersediaan alat, serta peluang alokasi dukungan bagi wilayah Papua Barat. Hari pertama ditutup dengan kunjungan ke Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) yang membahas penguatan kapasitas SDM melalui program pendidikan dan pelatihan.
Pada Selasa, 9 Desember 2025, Tim BRMP Papua Barat melakukan koordinasi dengan Direktorat Penyediaan Lahan mengenai rencana pelaksanaan program cetak sawah rakyat dan kebutuhan dukungan teknis di lapangan. Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan di BRMP (Pusat) untuk memperkuat rencana kemitraan dalam mendukung modernisasi pertanian di Papua Barat.
Memasuki Rabu, 10 Desember 2025, tim melaksanakan kunjungan ke BBPPMP (Balai Besar Pengembangan dan Penerapan Modernisasi Pertanian) untuk membahas kerja sama di bidang perkebunan, termasuk penguatan pendampingan dan pengembangan komoditas strategis. Koordinasi kemudian berlanjut ke BRMP Perkebunan, yang memfokuskan pembahasan pada hilirisasi produk unggulan Papua Barat, yaitu pala, kakao, dan kopi.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas unit serta memastikan pelaksanaan program pembangunan pertanian di Papua Barat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan pada tahun mendatang.