LPMP PBD dan Pupuk Indonesia Perkuat Koordinasi Alokasi Pupuk Tepat Sasaran
Pada hari Rabu 21 Januari 2026 dilakukan Pertemuan Koordinasi antara Loka Penerapan Modernisasi Pertanian (LPMP) Papua Barat Daya dan Pupuk Indonesia terus diperkuat guna mendukung ketahanan pangan daerah. Plt. Kepala LPMP PBD, Galih Hidayat, SP., MP, melakukan pertemuan koordinasi dengan Nataniel Tanggo, SP, selaku Asisten Account Executive (AAE) Pupuk Indonesia Wilayah Papua Barat Daya di Kantor CWS Kementan di Provinsi PBD.
Pertemuan tersebut membahas alokasi pupuk bersubsidi yang didasarkan pada penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun berjenjang sebagai acuan utama dalam penyaluran pupuk kepada petani. Kedua pihak menekankan pentingnya validitas data RDKK agar distribusi pupuk dapat berjalan efektif, efisien, serta sesuai dengan kebutuhan riil petani di lapangan.
Selain itu, koordinasi juga difokuskan pada pemanfaatan pupuk yang tepat sasaran untuk 10 komoditas prioritas sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan). Sinergi antara LPMP PBD dan Pupuk Indonesia ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong penerapan modernisasi pertanian di Papua Barat Daya.