Tingkatkan Mutu Benih Padi, BRMP Papua Barat Bekali Petani Penangkar dengan SNI 9356:2025
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melaksanakan kegiatan Diseminasi Standar Instrumen Pertanian dan Penerapan SNI 9356:2025 Produksi Benih Padi Sehat, Jumat (25/09/2026), di Balai Kampung Sidomulyo, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Papua Barat, Dr. Abdul Syukur Syarif, S.P., M.P., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Manokwari Selatan beserta jajaran, penyuluh pertanian, serta 41 petani penangkar benih yang tergabung dalam tiga kelompok tani, yaitu Karya Bakti, Gunung Alit, dan Prima Karya.
Diseminasi dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai standar produksi benih padi sehat sesuai SNI 9356:2025. Dalam kegiatan tersebut, pemateri mengupas secara menyeluruh berbagai ketentuan dan tahapan produksi benih padi sehat yang tercantum dalam standar, sehingga dapat menjadi acuan bagi petani dalam menghasilkan benih yang memenuhi persyaratan mutu.
Untuk memudahkan petani dalam memahami dan menerapkan standar tersebut, BRMP Papua Barat juga membagikan buku saku yang berisi rangkuman SNI 9356:2025. Buku saku dirancang dengan bahasa dan penyajian yang lebih sederhana sehingga dapat digunakan petani sebagai panduan praktis dalam kegiatan penangkaran benih.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Petani aktif menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai penerapan standar dalam praktik penangkaran benih di lapangan.
Peningkatan pemahaman peserta juga terlihat dari hasil evaluasi melalui pretest dan posttest. Nilai rata-rata peserta pada pretest berada di bawah 50, sementara setelah mengikuti kegiatan, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 80. Bahkan, beberapa peserta mampu memperoleh nilai hingga 90.
Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani setelah memperoleh materi mengenai SNI 9356:2025. Melalui kegiatan diseminasi ini, BRMP Papua Barat diharapkan dapat terus memperkuat penerapan standar instrumen pertanian di tingkat petani, khususnya dalam mendukung produksi benih padi yang sehat, bermutu, dan sesuai standar.