Lahir di Bau Bau pada tanggal 12 Mei 1978. Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Pertanian dari Universitas Haluoleo Kendari. Selanjutnya meraih gelar Magister Pertanian di Universitas Padjadjaran Bandung dan menamatkan pendidikan doktoral (S3) di Institut Pertanian Bogor.
Menjadi Aparatur Sipil Negara di bidang pertanian dan meniti karier secara bertahap dari Penata Muda Tingkat I (III/b) hingga mencapai Pembina (IV/a). Dalam perjalanan kariernya, beliau memiliki pengalaman panjang pada bidang pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT), perbenihan, serta penerapan teknologi pertanian.
Beliau pernah mengemban berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Kepala BPTP Maluku Utara, POPT Ahli Madya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPSIP Maluku Utara, hingga Kepala BPSIP Maluku Utara. Dan saat ini beliau menjabat sebagai Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat yang berlokasi di Kawasan terpadu Kementerian Pertanian, Jalan Trikora Anday, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan nomor telepon ((0986) 2213347
Dari sisi kompetensi, beliau menempuh pendidikan formal mulai dari Universitas Haluoleo Kendari (S1 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan), Universitas Padjadjaran Bandung (S2 Ilmu Tanaman), hingga meraih gelar doktor (S3 Fitopatologi) dari Institut Pertanian Bogor. Kompetensinya juga diperkuat melalui berbagai pendidikan dan pelatihan, termasuk Diklat Prajabatan Golongan III serta Diklat Fungsional Peneliti.
Pengalaman penugasan beliau mencakup berbagai program strategis nasional, antara lain aksi iklim melalui teknologi panen hujan, produksi benih sumber padi, serta peningkatan indeks pertanaman padi, jagung, dan kedelai. Atas dedikasinya, beliau memperoleh penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024.
Selain aktif dalam tugas kedinasan, beliau juga produktif menghasilkan karya ilmiah khususnya di bidang penyakit tanaman padi dan pengendaliannya, serta aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan sosial kemasyarakatan.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman kepemimpinan yang luas, serta komitmen terhadap modernisasi pertanian, Dr. Abdul Syukur Syarif memiliki tekad mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan melalui penguatan inovasi teknologi, pengembangan SDM pertanian yang profesional, serta tata kelola organisasi yang berintegritas dan berorientasi hasil.