BRMP Lakukan Koordinasi dan Monitoring CSR di Prafi, Manokwari
Manokwari, 10/08/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melakukan koordinasi dan monitoring pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program di lapangan berjalan sesuai dengan target serta mendukung percepatan peningkatan luas areal tanam pasca Cetak Sawah Rakyat.
Koordinasi dan monitoring melibatkan berbagai pihak terkait, antara lain Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian (Dr. Andy Wijanarko., S.P., M. Si.), PT Tombrok Jaya Permai (Surya), Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (Carko, S ST.), serta Penyuluh Pertanian yang terlibat langsung dalam pendampingan kegiatan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan perkembangan pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kampung Aimasi dengan luas 250,25 ha, Kampung Udapi Hilir luas 335 ha. Selain itu, koordinasi dengan Koordinator BPP dan penyuluh dilakukan untuk memperoleh informasi aktual mengenai perkembangan luas sawah yang sudah jadi dicetak, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan.
Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarpihak agar pelaksanaan CSR dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Data dan kondisi faktual di lapangan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah tindak lanjut program.
BRMP Papua Barat terus mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani dalam mendukung program swasembada pangan. Monitoring secara berkala diharapkan dapat memastikan setiap tahapan kegiatan CSR terlaksana secara tepat sasaran, sekaligus menjadi dasar dalam penyelesaian berbagai kendala yang ditemukan di lapangan.
Melalui koordinasi dan monitoring tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi dan pengawalan kegiatan CSR di Distrik Prafi sehingga dapat mendukung peningkatan pemanfaatan lahan pertanian, produktivitas, serta ketersediaan pangan di Kabupaten Manokwari dan Papua Barat.
"Pertanian Indonesia Menuju Swasembada Pangan untuk Bangsa Berdaulat, Adil, dan Makmur"