BRMP Papua Barat Identifikasi Potensi 3.700 Hektare Lahan Kakao di Mansel
Tim pendampingan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melakukan pengambilan data potensi pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan pada Rabu (26/08/2026).
Kegiatan pengumpulan data dilakukan melalui koordinasi bersama Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari Selatan beserta tim. Koordinasi ini dilakukan untuk memperoleh data potensi lahan sekaligus gambaran pengelolaan dan pengembangan komoditas kakao di wilayah tersebut.
Dari hasil pengumpulan data, teridentifikasi potensi lahan kakao seluas sekitar 3.700 hektare namun sekitar 2.145 hektare sudah ditanami tanaman kakao, yang tersebar di seluruh distrik di Kabupaten Manokwari Selatan. Dari total potensi, 2.000 hektare akan diarahkan untuk kegiatan peremajaan dan rehabilitasi tanaman kakao pada tahun 2026, sedangkan sekitar 1.700 hektare lainnya akan diarahkan untuk pengembangan atau perluasan areal kakao pada tahun 2027.
Pengembangan komoditas perkebunan menjadi salah satu perhatian Kementerian Pertanian dalam upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan potensi lahan. Dalam hal ini, ketersediaan data potensi lahan menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan kegiatan peremajaan, rehabilitasi, maupun perluasan areal perkebunan di daerah.
Data yang diperoleh selanjutnya akan menjadi bahan pendukung dalam perencanaan pendampingan dan pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi komoditas kakao di Papua Barat.