Pendampingan Program Kementan dalam Pelaksanaan Mandiri Benih Tanaman Pangan di Manokwari Selatan
Manokwari Selatan – Pada Senin, 7 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pendampingan program Kementerian Pertanian dalam rangka mendukung pelaksanaan mandiri benih tanaman pangan di Kabupaten Manokwari Selatan. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Manokwari Selatan serta pemantauan langsung terhadap pelaksanaan produksi benih tanaman pangan di lapangan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan koordinasi bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Manokwari Selatan terkait pelaksanaan kegiatan mandiri benih tanaman pangan. Koordinasi membahas perkembangan kegiatan, pelaksanaan produksi benih oleh petani, serta berbagai hal teknis dan administrasi yang berkaitan dengan kegiatan produksi benih.
Selanjutnya dilakukan kunjungan lapangan ke lahan produksi benih tanaman pangan untuk melihat secara langsung kondisi pertanaman dan pelaksanaan kegiatan produksi benih. Pada kunjungan tersebut dilakukan pemantauan terhadap kondisi tanaman serta penerapan teknis budidaya yang dilakukan oleh petani. Petani juga diberikan pemahaman mengenai tahapan produksi benih dan hal-hal teknis yang perlu diperhatikan selama proses budidaya dan pemeliharaan tanaman.
Selain pemantauan lapangan, dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan berkas dan dokumen administrasi kegiatan mandiri benih tanaman pangan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan administrasi kegiatan terdokumentasi dengan baik serta mengidentifikasi dokumen yang masih perlu dilengkapi atau ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyampaian dan koordinasi terkait pelaksanaan program padi gogo seluas 20 Ha di Kabupaten Manokwari Selatan. Program tersebut disampaikan kepada pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sebagai salah satu kegiatan yang perlu segera ditindaklanjuti, khususnya dalam penyusunan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL). Dengan adanya koordinasi dan penyampaian tersebut, diharapkan pihak terkait dapat segera menyusun CPCL sebagai dasar pelaksanaan program padi gogo sesuai dengan target yang telah ditetapkan.