Menggali Keanekaragaman Hayati Bumi Cendrawasih, BRMP Papua Barat Bersinergi dengan BRMP TROA
Manokwari– Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat bersinergi dengan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat dan Aromatik (BRMP TROA) dalam kegiatan Bioprospecting of Indonesian Medical Plants for Functional Foods, Cosmetics, Toiletries and Pharmaceutical Uses yang dilaksanakan di Provinsi Papua Barat pada 9–12 Juni 2026.
Kegiatan ini dilakukan melalui pengambilan sampel berbagai tanaman obat di Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak. Beberapa tanaman yang menjadi objek penelitian antara lain pinang (Areca catechu), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), sirih merah (Piper crocatum), buah merah (Pandanus conoideus), buah hitam (Haplolobus monticola), sirih hijau (Piper betle L.), serta kayu akway (Drimys spp.).
Kepala Balai Besar BRMP Papua Barat, Dr. Abdul Syukur Syarif, S.P., M.P., menyambut baik kedatangan tim BRMP TROA dan berharap kegiatan bioprospeksi dapat berjalan lancar. Menurutnya, Papua Barat memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat besar dan masih memerlukan penelitian lebih mendalam terkait manfaat serta potensinya bagi kesehatan manusia. Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani dan masyarakat yang membudidayakan tanaman-tanaman tersebut.
Sementara itu, Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat dan Aromatik, Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan bioprospeksi bertujuan untuk mencari, mengeksplorasi, dan memanfaatkan sumber daya hayati secara berkelanjutan guna menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi di bidang pangan fungsional, kosmetik, toiletries, dan farmasi.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua Barat dan BRMP TROA berupaya menggali potensi tanaman obat khas Papua Barat sebagai sumber inovasi di bidang kesehatan, pertanian, dan industri. Hasil bioprospeksi diharapkan dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat lokal sekaligus mendorong upaya konservasi keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.