TK Cenderawasih Belajar Berkebun di BRMP Papua Barat
Manokwari - Dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dan dunia pertanian sejak usia dini, Taman Kanak-Kanak Swasta (TKS) Cenderawasih Sowi IV mengadakan kunjungan edukasi ke Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat pada hari Jumat (17/4/2026). Kunjungan yang penuh keceriaan ini diikuti oleh rombongan yang terdiri dari 54 siswa, 6 guru kelas, serta 15 orang tua siswa. Kegiatan ini dirancang secara interaktif agar anak-anak dapat melihat, menyentuh, dan mempraktikkan langsung ilmu pertanian dasar.
Acara edukasi ini dibuka langsung oleh Kepala Balai Besar BRMP Papua Barat. Dalam sambutannya, beliau menekankan betapa pentingnya mengenalkan dunia pertanian sejak dini kepada generasi penerus. Lebih lanjut, beliau juga menyoroti pemanfaatan sampah rumah tangga. Beliau mengedukasi para peserta, khususnya orang tua dan guru, mengenai cara mengubah sampah kering di rumah menjadi media tanam yang berguna untuk menanam sayuran dan bumbu dapur sehari-hari. Di akhir sambutannya, beliau menegaskan komitmen BRMP Papua Barat yang selalu terbuka dan siap memberikan bimbingan serta konsultasi teknis bagi instansi maupun masyarakat luas yang ingin belajar lebih jauh tentang pertanian modern.
Di awal rangkaian acara, anak-anak diajak berkeliling menyusuri lingkungan kantor BRMP Papua Barat. Mereka diperkenalkan dengan berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan di sana, antara lain: jagung, cabai, padi gogo, jeruk, dan kelapa genjah. Selain observasi lapangan, siswa-siswi TKS Cenderawasih juga menerima materi ringan yang dikemas menarik mengenai dasar-dasar bertani. Mereka belajar tentang cara menanam yang baik, bahan-bahan yang dibutuhkan, serta memahami peran krusial petani dalam menyediakan bahan pangan bagi manusia.
Tidak hanya teori, anak-anak juga diajak melakukan praktik langsung. Dengan penuh antusias, tangan-tangan mungil tersebut mempraktikkan cara menanam benih terong dan cabai ke dalam tray persemaian. Sementara itu, para guru dan wali murid mendapatkan sesi demonstrasi mengenai teknik pemanfaatan sampah kering sebagai alternatif media tanam yang ramah lingkungan dan ekonomis. Keseruan memuncak ketika rombongan diajak turun langsung ke kebun jeruk milik BRMP. Anak-anak diberikan kebebasan untuk memetik sendiri buah jeruk yang sudah masak dan membawanya pulang sebagai buah tangan.
Sebagai penutup rangkaian acara edukasi yang berkesan ini, pihak BRMP Papua Barat membagikan bibit tanaman terong yang sudah siap tanam kepada masing-masing anak. Diharapkan, bibit tersebut dapat ditanam dan dirawat di pekarangan rumah masing-masing, sehingga semangat bertani yang telah dipupuk hari ini dapat terus tumbuh dan berkembang.